Cara Diet yang Sehat, Alami dan Tanpa Efek Samping


Begitu banyak tips dan cara diet alami yang bisa kita simak di internet. Namun, apakah semuanya termasuk cara diet yang sehat?

Jangan sampai Anda terjebak dalam cara-cara menurunkan berat badan yang salah dan dapat membahayakan kesehatan.

Diet tidak harus dilakukan secara ketat, atau dengan mengkonsumsi obat. Faktanya, ada banyak pula cara diet alami yang sehat tanpa obat dan bisa Anda lakukan sendiri dengan mudah.

Mengapa Diet Sehat Itu Penting Untuk Dilakukan?

Cara Diet yang Sehat, Alami dan Tanpa Efek Samping
Seperti kita ketahui tingkat bahaya penyakit semakin tinggi di tengah pesatnya perkembangan zaman yang kian kompleks ini.

Baca juga: Cara Sehat Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Mediteranian

Hipertensi, diabetes, kolesterol, hingga penyakit jantung seakan menjadi ‘momok’ yang menakutkan karena seringkali menjadi penyebab tingginya angka kematian.

Tidak hanya orang lanjut usia, mereka yang berusia muda juga memiliki risiko yang tinggi terkena penyakit tersebut apabila tidak melakukan control terhadap berat badannya.

Obesitas atau berat badan berlebih seringkali mengundang berbagai macam penyakit untuk datang ke tubuh. Lemak yang tertimbun secara berlebihan dapat merugikan dan mengganggu kinerja dari metabolisme tubuh.

Obesitas dapat Menyebabkan Berbagai Masalah Kesehatan

Cara Diet yang Sehat, Alami dan Tanpa Efek Samping
Secara medis, seseorang dengan berat badan mencapai 15 % lebih berat dari berat badan idealnya sudah termasuk dalam kondisi obesitas. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pengelompokkan dari obesitas itu sendiri.

- Obesitas ringan: kelebihan berat badan yang mencapai 20 hingga 40 persen dari berat idealnya.
- Obesitas sedang: kelebihan berat badan yang mencapai 41 hingga 100 persen dari berat idealnya.
- Obesitas berat: kelebihan berat badan mencapai di atas 100 persen dari berat idealnya.

Kondisi obesitas dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada seseorang. Nah, berikut ini merupakan beberapa risiko masalah kesehatan yang dapat dialami oleh orang dengan berat badan berlebih:

1. Diabetes

Seseorang yang mengalami kondisi obesitas berisiko sangat tinggi menderita penyakit diabetes tipe 2. Penderita obesitas akan mengalami gangguan produksi insulin pada pankreas.

Gangguan ini biasanya disebabkan karena ada berbagai komplikasi obesitas sehingga membuat sel-sel tubuh tidak dapat bekerja maksimal dalam menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi energi.

Akibat insulin yang tidak bekerja dengan efektif, pankreas akan terus memacu produksi insulin lebih banyak sehingga kemampuan pankreas dalam menghasilkan insulin semakin lama akan makin berkurang.

2. Stroke

Orang yang mengalami kondisi obesitas cenderung memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan menderita diabetes sehingga dapat memicu terjadinya stroke.

3. Gangguan Fungsi Otak

Kondisi obesitas disinyalir dapat mempengaruhi kinerja otak, gangguan yang sering terjadi antara lain:

- Risiko inflamasi yang akan mempengaruhi otak dan menghancurkan beberapa bagiannya. Hal ini menyebabkan suasana hati penderita obesitas mudah berubah sehingga sulit untuk menghentikan kebiasaan makan berlebih.

- Demensia, kondisi dimana dapat membuat pikiran gampang stress dan tubuh gampang terkena penyakit.

- Kerusakan pada memori otak yang terjadi akibat inflamasi yang mempengaruhi bagian kognitif sehingga seseorang gampang lupa bahkan bisa kehilangan ingatan.

4. Penyakit Jantung

Seseorang dengan berat badan berlebihan (obesitas) dapat memicu terjadinya serangan jantung. Hal ini disebabkan timbunan lemak berlebih yang dapat menutupi dan menyumbat pembuluh darah pada jantung.

Baca juga: 7 Cara Terbaik Untuk Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Beberapa gejala atau indikasi seseorang terkena penyakit jantung, seperti sakit pada bagian dada yang menjalar hingga ke leher dan lengan kiri, sakit di bagian ulu hati, denyut nadi melemah, serta mengeluarkan terlalu banyak keringat dalam yang waktu cepat.

5. Hipertensi

Konsumsi makanan dengan kandungan lemak dan kolesterol berlebih dapat memicu penyempitan pembuluh darah sehingga mengakibatkan hipertensi.

6. Gangguan pada Saluran Pernapasan

Timbunan lemak berlebih di bagian bawah diafragma dan dinding dada akan menekan paru-paru sehingga dapat membuat seseorang mengalami kesulitan saat bernapas.

Itulah beberapa penyakit yang dapat timbul akibat kondisi obesitas. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap ideal merupakan langkah yang baik dalam menjaga kesehatan tubuh kita.

Dibutuhkan komitmen yang tinggi untuk dapat menjalankan program penurunan berat badan agar hasil yang diperoleh dapat maksimal.

Akan tetapi mengubah pola makan secara drastis demi menurunkan berat badan secara cepat juga bukanlah langkah yang tepat. Diet ketat yang mengubah pola makan terlalu drastis justru tidak menyehatkan dan dapat mengakibatkan sejumlah gangguan kesehatan.

Pilih Diet Cepat atau Diet Sehat?

Cara Diet yang Sehat, Alami dan Tanpa Efek Samping
Menurut konsultan diet dan staf pengajar dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran UI, dr Nurul Ratna M. Gizi, Sp. GK, seseorang harus memangkas sebanyak 750-1000 kalori dari kebutuhan hariannya bila ingin mengurangi berat badan sebanyak 1,5 sampai 2 kilogram.

Setiap 1 kilogram berat badan yang ingin diturunkan, maka kalori yang harus dipangkas adalah sebanyak 500 kalori per hari. Berat badan harus diturunkan secara bertahap, tidak boleh instan.

Berbagai cara diet atau obat-obatan yang dapat menurunkan berat badan seseorang secara instan, justru dapat membahayakan kesehatan.

Timbulnya Masalah Akibat Cara Diet yang Salah

Cara Diet yang Sehat, Alami dan Tanpa Efek Samping
Setiap orang tentu menginginkan berat badan yang ideal. Namun, penurunan berat badan secara cepat dengan mengubah pola makan secara drastis juga tidak baik untuk kesehatan.

Beberapa risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan dari diet instan, antara lain:

- Kurangnya nutrisi dalam tubuh.
- Mudah lelah dan terasa lemas sehingga aktivitas harian menjadi terganggu.
- Terjadinya kerusakan pada jaringan otot karena diet instan tidak hanya membakar lemak, tapi juga otot tubuh.
- Berat badan akan naik kembali dengan cepat.
- Berbagai gangguan pada tubuh seperti rambut rontok, konstipasi, menstruasi tidak lancar, dan sebagainya.
- Timbulnya berbagai penyakit serius seperti kondisi dehidrasi, batu empedu, dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Pengurangan berat badan yang direkomendasikan adalah 0,5 sampai satu kilogram dalam satu minggu. Perhitungannya yaitu setara dengan setengah kilogram lemak atau sebesar 3.500 kalori.

Baca juga: Menu Makanan Diet yang Sehat dan Alami

Sehingga bila Anda ingin menurunkan setengah kilogram  berat badan, setidaknya ada 500 kalori yang dipangkas setiap hari.

Cara Diet Sehat, Alami dan Aman untuk Menurunkan Berat Badan

Ada banyak faktor yang dapat memicu seseorang mengalami obesitas, mulai dari pola makan, faktor genetik, kurang olahraga, dan sebagainya.

Cara menurunkan berat badan yang tepat adalah dengan diet sehat dan alami sehingga tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Berikut ini sejumlah cara yang bisa Anda lakukan dalam menjalani program diet sehat yang alami dan tanpa efek samping:

1. Tentukan Target dan Komitmen

Sebagai langkah awal dalam program penurunan berat badan yang akan Anda lakukan, tentukanlah target dan komitmen diri terlebih dahulu.

Tidak usah terlalu ‘muluk’, target-target kecil seperti berhenti mengurangi camilan gorengan dan minuman manis dapat berpengaruh besar terhadap penurunan berat badan Anda.

2. Banyak Minum Air Putih

Konsumsi air putih yang sering dianjurkan oleh para praktisi kesehatan adalah 8 gelas sehari. Dengan jumlah itu, cairan tubuh Anda akan tercukupi, mencegah tubuh dehidrasi sehingga metabolisme tubuh dapat bekerja dengan lancar.

Baca juga: 10 Cara Diet Air Putih yang Efektif Menurunkan Berat Badan

3. Berolahraga dan Selalu Aktif Bergerak

Program diet yang Anda jalani akan lebih efektif dan memberikan hasil memuaskan bila diimbangi dengan olahraga dan aktivitas gerak yang aktif. Tidak perlu ke gym, cukup melakukan jogging, jalan santai, atau senam aerobik di rumah.

4. Mengasup Makanan dan Minuman Pembakar Lemak Tubuh

Ada banyak jenis bahan pangan yang memiliki kemampuan dalam membakar lemak tubuh, seperti telur, buah berry, teh hijau, dan juga yogurt.

5. Makan Panganan Kaya Serat

Makanan dengan kandungan serat yang tinggi dapat menurunkan berat badan secara sehat dan cepat. Ada banyak bahan pangan dengan kandungan serat yang tinggi, antara lain pisang, jambu, pir, kentang, brokoli, bayam, dan sayuran hijau lainnya.

Makanan kaya serat juga memiliki banyak sekali manfaat antara lain:

- Membantu Anda menurunkan berat badan.
- Membantu dalam proses detoksifikasi tubuh.
- Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
- Membersihkan dan melancarkan saluran pencernaan.
- Menjaga kesehatan usus besar.
- Mengurangi endapan lemak pada pembuluh darah.
- Mengendalikan kadar gula dalam darah.
- Memperlambat penyerapan glukosa sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama.

6. Ganti Asupan Karbohidrat Biasa dengan Karbohidrat Kompleks

Tubuh memerlukan asupan karbohidrat yang cukup sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Umumnya, kita memperoleh karbohidrat dari nasi, mie ataupun gula.

Namun, ternyata kandungan karbohidrat pada makanan tersebut agak sulit diuraikan sehingga dapat menumpuk dan tertimbun menjadi lemak.

Mengganti asupan karbohidrat biasa dengan karbohidrat kompleks yang biasanya terdapat pada gandum, beras merah, kacang-kacangan, dan sereal merupakan cara tepat untuk menurunkan berat badan secara alami.

7. Memasak dengan Cara Dikukus atau Rebus

Makanan yang digoreng memang memberi rasa yang lebih lezat karena gurih dan renyah. Namun, cara memasak seperti ini membuat makanan cenderung memiliki lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi.

Baca juga: Tata Cara Melakukan Diet Makrobiotik

Makanan yang dikukus atau direbus memiliki kandungan nutrisi yang lebih sehat dibandingkan makanan yang dimasak dengan cara digoreng.

8. Kurangi Konsumsi Makanan Instan Dalam Kemasan

Makanan cepat saji, dan makanan dalam kemasan cenderung memiliki kalori dan kandungan lemak yang tinggi. Belum lagi penggunaan bahan pengawet dan garam yang menyertainya, tentu membuat Anda lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan dalam jangka panjang.

9. Kurangi Porsi Makan Tapi Frekuensi Tetap Sama

Kurangi porsi makan Anda, namun dengan frekuensi yang sama. Misalnya, bila Anda terbiasa dengan jadwal makan pagi, siang, dan sore hari, tetaplah pada jadwal tersebut namun porsinya saja yang harus dikurangi.

10. Hindari Makan Malam di Atas Jam 6

Sebagai asupan energi dalam beraktivitas seharian, berikan porsi yang lebih banyak saat sarapan. Namun, porsi makan siang Anda harus lebih sedikit dari sarapan, begitu pula saat makan malam, porsinya harus lebih sedikit dari makan siang.

Hindari makan malam pada waktu di atas jam 6 sore karena aktivitas sudah lebih ringan, dan jangan langsung tidur sesaat setelah makan karena berbahaya bagi kesehatan.

11. Hindari Konsumsi Makanan Ringan dengan Kadar Gula Tinggi

Mulai sekarang Anda harus menghindari makan snack yang memiliki kandungan gula tinggi. Anda dapat memeriksa kandungan gula tersebut pada tabel gizi di kemasan makanan ringan.

Banyak risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan dari mengkonsumsi makanan ringan dengan kadar gula tinggi, mulai dari diabetes, kecanduan makan manis, obesitas, hingga kerusakan pada gigi.

Selain makanan, Anda juga harus menghindari konsumsi minuman beraroma, terutama minuman dengan rasa yang manis dan juga minuman bersoda karena memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan.

12. Konsumsi Minuman Air Jeruk Nipis di Pagi Hari

Minum air jeruk nipis hangat di pagi hari dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat selama Anda dalam masa program diet. Selain itu, jeruk nipis juga memiliki kandungan vitamin C tinggi yang akan membantu tubuh untuk melawan berbagai macam penyakit dan radikal bebas.

Baca juga: Tahukah Anda? Minum Air Jeruk Nipis Memberikan Banyak Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh


Sebenarnya, ada begitu banyak metode diet yang bisa kita lakukan untuk menurunkan berat badan. Namun, tidak semua metode diet tersebut cocok untuk setiap orang.

Pilihlah metode diet yang tepat, alami, sehat, dan tanpa efek samping sehingga berat badan Anda dapat turun secara berkala dan berlangsung untuk jangka waktu yang lama. Selamat mencoba!
Posting Komentar
Click to comment