Penyebab gigi keropos dan cara mengatasinya


Penyebab gigi keropos dan rapuh berhubungan erat dengan karies gigi. Karies gigi timbul karena tidak seimbangnya proses melepasnya mineral dari gigi dengan mengembalikan mineral didalam gigi. Adanya kaitan sebab - akibat ini, teridentifikasi sebagai faktor pemicu timbulnya karies. Dibawah ini ada beberapa faktor yang dianggap sebagai pemicu karies antara lain sebagai berikut :

Penyebab dan Cara Mengatasi Karies Gigi 


Air liur

Disamping memiliki efek penetralisir asam, air liur juga bermanfaat untuk membersihkan sisa makanan yang ada didalam mulut. Pada seseorang yang fungsi salivanya menurun , dapat menyebabkan aktivitas karies meningkat drastis.

Pemakaian fluor

Pemakaian fluor yang rutin secara sistemik ataupun lokal seperti, gel, pasta gigi, dan obat kumur adalah hal mendasar yang wajib diperhatikan untuk mengurangi munculnya karies karena bisa meningkatkan remineralisasi. Oleh karena itu, kadar fluor didalam air minum atau makanan harus tetap diperhitungkan, karena asupan fluor yang berlebih bisa mengakibatkan fluorosis atau gigi yang memiliki bercak putih.

Pengalaman karies

Penelitian epidemiologis sudah membuktikan bahwa ada hubungan antara pengalaman karies dengan berkembangnya karies di masa akan datang. Sensitivitasnya hingga mencapai 60%.

Kebersihan mulut

Karies gigi bisa dikurangi dengan cara menyingkirkan plak secara mekanis di sekitar gigi, tetapi banyak penderita tidak menjalankannya secara efektif. Membersihkan mulut bisa dilakukan dengan memakai benang gigi, yang di imbangi dengan mengecek gigi secara rutin. Dengan memeriksakan gigi secara rutin bisa membantu anda mengetahui masalah gigi yang bisa menyebabkan karies.

Pola makan 


Pola makan mempengaruhi proses karies pada umumnya hanya bersifat lokal, yang paling utama dalam hal intensitas mengkonsumsi makanan. Setiap orang mengkonsumsi makanan atau minuman yang didalamnya terkandung karbohidrat, maka akan ada bakteri penyebab karies di rongga mulut yang akan menghasilkan asam. Hal ini akan menyebabkan melepasnya mineral dari gigi yang berlangsung sekitar 20-30 menit sehabis makan.

Jumlah bakteri

Bakteri secepatnya setelah lahir akan segera membuat sebuah ekosistem rongga mulut dan ada banyak berbagai macam jenis. Koloni ((bakteri penyebab karies gigi)) didalam mulut ini dipicu karena transmisi antar manusia, yang paling dominan yaitu antara ayah atau ibu.
Baca juga: Kamu Sakit Gigi ? Cobalah Obat Sakit Gigi Tradisional dan Obat di Apotik Paling Ampuh Berikut ini!

Penyebab Gigi Keropos dan Cara Mengatasinya


Nah, berdasarkan keterangan di atas, tentunya anda sudah dapat menebak faktor apa saja yang menjadi penyebab gigi keropos di mulut anda. Pada umumnya memang sedikit persentase penyebab karies yang berasal dari faktor keturunan, akan tetapi pemicu dominan lainnya masih banyak lagi. Maka dari itu, untuk mengatasi dan mencegah timbulnya gigi rapuh atau keropos anda bisa mencoba untuk melakukan hal-hal berikut ini antara lain :

Pemberian fluoride


Fluoride yang terkandung di dalam pasta gigi, kadang tidak cukup untuk memenuhi keperluan fluoride di rongga mulut. Maka dari itu, anda membutuhkan asupan fluoride tambahan yang bisa didapatkan dari obat kumur, gel, larutan, dan varnish. Sebelumnya anda bisa berkonsultasi tentang hal ini pada Dokter Gigi terlebih dahulu.

Kontrol plak


Mengontrol plak bisa dengan cara menyikat gigi 2 kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride. Penyikatan gigi yang pertama dilaksanakan saat pagi hari. Penyikatan gigi ke 2 dilaksanakan sebelum tidur malam, karena saat kita tidur air liur akan berhenti mengalir atau berkurang, sehingga tidak ada bantuan penetral alami dari air liur. Dengan tidak adanya plak, fluoride akan makin efektif di struktur gigi, sehingga mengurangnya air liur tidak akan berpengaruh buruk. Untuk pembersih tambahan, anda bisa memakai benang gigi.

Menambal gigi yang berlubang


Untuk penambalan gigi, berkonsultasilah dengan dokte terlebih dahulu, karena proses penambalan gigi hanya bisa dilakukan oleh para ahli gigi seperti dokter gigi. Bahan tambal yang akan dipakai untuk menambal gigi ada banyak jenisnya setiap kasusnya berbeda-beda.

Mengatur pola makan


Pengaturan pola makan, bisa berpengaruh terhadap proses terbentuknya karies. Sebagai contoh, makanan yang terdapat karbohidratnya seperti cemilan manis dan keripik kentang, atau minuman jenis asam seperti minuman berenergi dan jus buah, semuanya membutuhkan waktu lama untuk dapat hilang di mulut. Sehingga dalam kurun waktu tersebut pecahan karbohidrat bisa dihidrolisis menjadi gula sederhana, yang menjadi sumber makanan untuk bakteri asidogenik yang ada didalam mulut.

Demikianlah penjelasan singkat tentang penyebab gigi keropos dan cara pencegahannya kali ini. Semoga apa yang sudah dijelaskan diatas bisa membantu anda untuk mendapatkan gigi yang senantiasa kuat dan sehat. Semoga bermanfaat!
Posting Komentar
Click to comment