Cara Sehat Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Mediteranian





Apa itu Diet Mediteranian? Diet Mediteranian merupakan istilah diet yang menggabungkan gaya hidup sehat tradisional masyarakat dari Negara-negara di sekitar kawasan Laut Mediterania.

Diet ini mulai populer dalam 10 tahun terakhir setelah dinyatakan oleh banyak ahli kesehatan sebagai metode diet paling sehat.

Cara Sehat Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Mediteranian
Pernyataan tersebut didorong oleh temuan yang menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar laut Mediteranian (sekitar Italia dan Yunani) cenderung memiliki persebaran penyakit kardiovaskuler yang lebih sedikit.


Manfaat Diet Mediteranian

Telah dibuktikan oleh sejumlah penelitian, pola makan Mediteranian memiliki manfaat dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit kardiovaskuler, sindrom metabolik, hingga menurunkan risiko komplikasi dan kematian akibat kanker.

Baca juga: Tips Melakukan Diet Alami Cepat dan Murah Namun Tetap Sehat

Selain itu, diet mediterania juga diyakini dapat mengurangi risiko seseorang terkena kanker, Parkinson, dan Alzheimer.

Bagi wanita, menu diet mediterania yang dilengkapi kacang dan campuran ekstra minyak zaitun memiliki manfaat untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Ada banyak penyakit kronis yang dapat dicegah dengan menerapkan diet mediterania secara benar dan tepat.

Diet mediteranian menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menerapkan pola makan untuk jantung sehat.

Pola makan ini menggabungkan dasar-dasar makan sehat yang menambahkan percikan minyak zaitun beraroma ke dalam komponen menu lainnya.

Itulah yang menjadi ciri khas dari gaya memasak tradisional Negara di sekitar kawasan Laut Mediterania.

Gaya memasak seperti ini kemudian diterapkan dalam suatu program diet karena dipercaya dapat menekan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.


Daftar Makanan Sehat Untuk Diet Mediterania

Di setiap wilayah, olahan masakan mediterania memiliki banyak variasi.

Tetapi, menu diet mediterania sebagian besar menggunakan bahan makanan sehat dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian sereal, ikan, dan minyak zaitun.

Selain itu, ditambahkan pula ayam dan sedikit daging merah pada menu diet mediterania.

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah spesifik mengenai bahan makanan yang perlu disiapkan dalam memulai diet mediterania.

1. Sayuran, Buah, dan Biji-bijian: Anda harus mulai beralih ke bahan pangan nabati dalam menu makanan sehari-hari. Mulailah lebih banyak sayuran, buah, gandum, dan sereal dalam porsi makan harian Anda.

2. Kacang-kacangan: Anda bisa menyediakan kacang mete, almond, kenari, atau pistachio untuk camilan tepat dan sehat. Pilih selai kacang yang alami bukan jenis lemak tambahan yang terhidrogenasi.

3. Minyak Zaitun: Ganti mentega atau minyak kelapa sawit dengan minyak zaitun saat memasak.

4. Rempah-rempah: Bumbu makanan dengan rempah-rempah membuat makanan lebih lezat, dan sehat.

5. Ikan: Tuna, Salmon, atau mackerel merupakan bahan makanan sehat yang setidaknya harus Anda konsumsi dua kali dalam seminggu secara rutin.

6. Daging Merah: Konsumsi daging merah boleh saja asalkan dalam porsi yang kecil. Anda bisa menggantinya dengan ikan ataupun unggas. Hindari pula sosis, bacon, maupun daging lainnya dengna kandungan lemak yang tinggi.

7. Susu rendah lemak: Mulailah beralih ke susu rendah lemak dan hindari susu dengan kandungan lemak yang tinggi.

8. Segelas Anggur (Opsional): Diet mediterania menambahkan anggur sebagai pelengkap saat makan malam. Namun, ini hanyalah opsional dan Anda bisa menggantinya dengan jus yang lebih sehat.


Makanan yang Harus Dihindari Dalam Menu Diet Mediterania

Sejumlah bahan makanan tidak sehat yang harus dihindari dalam penerapan diet mediterania antara lain:

1. Makanan atau minuman yang mengandung banyak gula seperti permen, es krim, soda, dan lain-lain.

2. Biji-biji olahan, seperti roti putih, pasta yang dibuat dengan gandum halus, dan sebagainya.

3. Lemak trans yang biasanya ditemukan dalam margarine dan beragam makanan olahan lainnya.

4. Minyak yang dimurnikan seperti minyak kedelai, minyak canola, minyak biji kapas, dan lain-lain.

5. Daging olahan, seperti sosis olahan, beef burger, hot dog, dan lain-lain.

6. Dan hampir sebagian besar makanan olahan yang dibuat di pabrik.


Daftar Menu Diet Mediterania Sehari-hari

Dalam satu minggu ada beberapa daftar makanan yang harus Anda masukkan dalam menu makanan diet mediterania sehari-hari. Menu ini harus dilakukan dengan rutin dan tepat.

- Hari Senin

Sarapan: yogurt dengan strawberry dan gandum. Makan siang: sandwich gandum dengan sayuran. Makan malam: salad tuna, dan minyak zaitun, serta sepotong buah sebagai pencuci mulut.

- Hari Selasa

Sarapan: oatmeal dan kismis. Makan siang: salad tuna. Makan malam: salad dengan tomat dan keju feta yang dimasak dengan minyak zaitun.

- Hari Rabu

Sarapan: telur dadar, sayuran, tomat, dan bawang beserta sepotong buah sebagai pencuci mulut. Makan siang: sandwich gandum yang berisi keju dan sayuran segar. Makan malam: lasagna bergaya mediterania.

- Hari kamis

Sarapan: yogurt dengan tambahan irisan buah-buahan dan kacang-kacangan. Makan siang: lasagna. Makan malam: salmon yang dikukus dan disajikan bersama nasi serta sayuran berwarna coklat.

- Hari Jumat

Sarapan: telur dan sayuran yang digoreng dengan minyak zaitun. Makan siang: yoghurt, strawberry, gandum, dan kacang-kacangan. Makan malam: grilled domba, dan salad serta kentang panggang.

- Hari Sabtu

Sarapan: oatmeal dengan kismis, kacang-kacangan dan sepotong buah apel. Makan siang: sandwich gandum dengan sayuran. Makan malam: pizza bergaya mediterania yang dibuat dengan gandum, diisi keju, sayuran, dan buah zaitun.

- Hari Minggu

Sarapan: telur dadar dengan tambahan sayuran dan buah zaitun. Makan siang: pizza bergaya mediterania. Makan malam: ayam yang dipanggang, sayuran, dan kentang serta buah untuk pencuci mulut.

Itulah daftar menu makanan untuk diet mediterania. Sebagai catatan, Anda tidak memerlukan kalkulator untuk menghitung kalori atau jumlah nutrisi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat pada menu makanan di atas.


Mengapa Diet Mediterania Bisa Menjadi Pilihan Tepat?

Cara Sehat Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Mediteranian
Diet mediterania memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan dan program penurunan berat badan.

Nah, berikut ini kami berikan apa saja alasan yang menjadikan diet mediterania sebagai alternatif tepat untuk Anda.

1. Keragaman Menu yang Tidak Akan Membuat Bosan

Diet mediterania bukan hanya didasarkan pada masakan ala Yunani ataupun Italia. Anda juga bisa menggunakan resep-resep masakan dari tradisional dari Negara lain dengan berpegang pada prinsip:

- Sedikit daging merah.
- Sedikit susu tinggi lemak.
- Banyak sayuran dan buah-buahan segar.
- Tambahan minyak zaitun, dan biji-bijian.
- Rempah-rempah sebagai penyedap masakan yang sehat.

2. Anda Tidak Perlu Menghitung Kalori

Dalam diet mediterania, Anda tidak perlu menghitung kalori. Prinsip yang harus dipegang hanyalah mengganti lemak tak sehat dengan lemak sehat yang baik untuk jantung. Misalnya:
- Mengganti mentega dengan minyak zaitun.
- Mengganti daging merah dengan ikan atau unggas.
- Mengganti makanan penutup manis tinggi kalori dengan buah yang segar.

Anda tetap boleh mengkonsumsi kacang ataupun roti gandum namun dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

3. Anda Tetap Boleh Makan Roti

Dalam diet mediterania, Anda tetap dibolehkan makan roti namun sebaiknya makanlah roti yang dibuat dengan bahan dari biji-bijian.

4. Lemak Bukanlah Pantangan

Anda tetap boleh mengkonsumsi makanan berlemak, namun tetap pilihlah jenis lemak yang baik. Lemak baik dapat Anda temukan dalam kacang-kacangan, buah zaitun, dan minyak zaitun.

Lemak tersebut sangat baik untuk menambah kelezatan makanan dan membantu melawan berbagai penyakit seperti diabetes ataupun kanker.

5. Makanan Makin Lezat dengan Tambahan Rempah-rempah

Ada banyak jenis rempah-rempah yang sehat dan biasa digunakan untuk melezatkan masakan seperti daun salam, ketumbar dan daunnya, rosemary, bawang putih, merica, maupun kayu manis.

6. Menu Diet Mediterania Sangat Mudah Dibuat

Ada banyak resep masakan yang lezat ala diet mediterania yang bisa Anda buat. Semuanya tidak memerlukan proses memasak yang rumit.

7. Tidak Akan Mudah Lapar

Dalam program diet mediterania, Anda tidak akan mudah merasa lapar.

Semua bahan makanan dalam menu diet mediterania adalah panganan yang dicerna secara perlahan sehingga akan membuat Anda kenyang lebih lama.

8. Lebih Sehat dan Cepat dalam Penurunan Berat Badan

Program diet mediterania selain dapat menurunkan berat badan dengan cepat juga membuat tubuh Anda lebih sehat.

Metode diet ini dipercaya pula dapat menurunkan risiko berbagai macam penyakit kardiovaskuler.

9. Miliki Jantung Lebih Sehat

Semua menu makanan dalam diet mediterania memiliki manfaat yang baik untuk jantung. Kacang-kacangan dan minyak zaitun, menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

Buah dan sayuran, membersihkan arteri dari sumbatan lemak. Begitu juga dengan ikan dan unggas yang akan membantu tubuh dalam menurunkan trigliserida dan tensi darah.

10. Baik Untuk Kesehatan Otak

Menu makanan diet mediterania memiliki manfaat yang baik untuk kelancaran peredaran dari jantung ke seluruh tubuh, termasuk darah yang mengalir ke otak. Sehingga gaya diet ini sangat baik untuk kesehatan otak Anda.


Baca juga: Ketahui Program Diet apa yang Paling Efektif untuk Tubuh Anda

Dari penjelasan diet di atas dapat kita ketahui bahwa diet mediterania merupakan salah satu metode diet yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Tidak hanya untuk program penurunan berat badan, tapi juga pencegahan dari berbagai macam penyakit kardiovaskuler.


Sumber/gambar:
health.liputan6.com
www.purelyb.com



0 Response to "Cara Sehat Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Mediteranian"