Efektivitas Pemberian Vitamin Otak untuk Kecerdasan Anak





Efektivitas Pemberian Vitamin Otak untuk Kecerdasan Anak
Banyak orangtua yang menginginkan anaknya cerdas dan menjadi juara di sekolah.

Berbagai cara pun di lakukan, mulai dari mengikutkan anaknya pada lembaga kursus, dan ada pula yang memberikannya vitamin atau suplemen untuk otak.

Vitamin otak atau brain supplement dipercaya mampu meningkatkan kualitas kerja otak.

Bahan yang terkandung di dalam vitamin ini biasanya terdiri dari neurotransmitter, vitamin, mineral atau asam lemak omega-3, termasuk di dalamnya ada yang berupa susu balita dengan tambahan khusus seperti DHA atau AA.

Baca juga: 4 Jenis Suplemen Untuk Kekebalan Tubuh Balita

Namun, terlebih dulu perlu diketahui oleh para ibu tentang apa saja faktor yang mempengaruhi proses berpikir dan memori pada otak, agar Anda bisa memahami dengan jelas perlu atau tidaknya pemberian suplemen otak kepada anak.


Proses Berpikir dan Memorial Pada Otak

Proses berpikir dan memori merupakan suatu mekanisme saling berkaitan yang berkesinambungan dan tidak bisa berdiri sendiri.

Terdapat keterlibatan seluruh proses kerja otak dalam proses berpikir, meliputi motorik, sensorik, asosiasi, dan neurotransmitter.

Neurotransmitter adalah zat yang menimbulkan rangsangan dengan cara menghantarkan sinyal dari satu saraf ke saraf lain.

Berikut ini merupakan daftar beberapa neurotransmitter yang memiliki peran penting dalam proses berpikir dan penyimpanan memori pada otak:

1. Asetilkolin: berfungsi terutama pada gerakan volunter atau gerakan yang disengaja dan disadari yang melalui jalur simpatik.

2. Norepinefrin: berpengaruh pada seseorang agar terbangun dari tidur atau tetap terjaga. Neurotransmitter ini berjalan pula pada jalur simpatik.

3. Dopamin: berfungsi pada gerakan volunter dan motivasi terhadap perasaan keinginan, dan kepuasan yang berasosiasi secara adiksi maupun melalui cinta.

4. Serotonin: berfungsi dalam kondisi emosi seseorang, memori kesadaran, tidur, dan pengaturan suhu tubuh.

5. GABA: neurotransmitter ini memiliki peran dalam menghambat saraf motorik.

6. Glisin: berfungsi dalam gerakan refleks dan gerakan motorik tubuh.

7. Neuromodulator: berperan penting dalam transmisi pada sensasi, khususnya rasa sakit.

Di samping neurotransmitter di atas, ada beberap faktor lain yang juga mempengaruhi kecerdasan seseorang, seperti genetik, perkembangan selama berada dalam kandungan, dan kehidupan selama lima tahun pertamanya atau usia balita.

Saat usia inilah, otak mengalami perkembangan yang sangat besar. Jika balita mengalami masalah pada masa tersebut, maka akan mempengaruhi pula pada tingkat kecerdasannya.

Jadi, pemberian suplemen bagi otak, tidak serta merta membuat anak Anda bertambah pintar. Pemberian suplemen otak bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang mengalami kekurangan dalam asupan nutrisi ke otaknya.

Misalnya, bayi prematur atau lahir kurang bulan akan diberikan susu bayi yang mengandung DHA dan AA, dan asupan serotonin yang berada di suplemen atau vitamin otak sebenarnya bertujuan untuk mengurangi kepikunan kepada seseorang, dan lain-lain.

Lantas, bagaimana cara terbaik untuk mencerdaskan anak?

Cara yang harus dilakukan oleh orangtua ialah memasukkan impuls sebanyak-banyaknya kepada anak.

Proses belajar anak Anda akan semakin prima dengan memberikan impuls yang banyak kepadanya, sebab akan memicu banyaknya sinaps atau hubungan antar saraf yang terbentuk.

Jadi secara sederhana dapat dikatakan bahwa semakin banyak anak belajar, maka akan semakin banyak pula pengalaman yang ia dapatkan. Ingatlah kata pepatah, “pengalaman adalah guru yang paling berharga dalam hidup.”

Belajar bisa dari mana saja, kapan saja, dan jangan cegah anak Anda dalam suatu proses belajar. Sebagai orangtua, Anda harus memiliki andil besar dalam proses pembelajaran anak.

Sebab, ayah dan ibu merupakan figur belajar anak yang tidak dapat digantikan oleh apapun, dan siapapun, termasuk oleh guru kelas, baby sitter, maupun seorang pengasuh.

Hal penting lain yang juga jangan sampai dilupakan oleh para orangtua adalah pemberian nutrisi yang seimbang baik untuk pertumbuhan maupun nutrisi otak untuk kecerdasan.

Makanan 4 sehat dan 5 sempurna merupakan cara terbaik untuk memberikan nutrisi seimbang kepada anak.

Jika pola makan 4 sehat dan 5 sempurna dapat dijaga dengan baik, maka orangtua tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli suplemen atau vitamin yang mahal. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu untuk meningkatkan kecerdasan otak anak Anda.

Sumber:
http://www.tanyadok.com/anak/perlukah-minum-brain-supplement-atau-vitamin-untuk-otak



0 Response to "Efektivitas Pemberian Vitamin Otak untuk Kecerdasan Anak"