Tata Cara Melakukan Diet Makrobiotik





Tata Cara Melakukan Diet Makrobiotik
diethuteri.com
Mungkin sebagian besar dari anda akan merasa asing dengan istilah diet makrobiotik.

Perlu diketahui, metode diet semacam ini diterapkan oleh aktris Madonna untuk menjaga bentuk tubuhnya.

Bahkan, Hillary Clinton yang merupakan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, dan juga aktris ternama Gwyneth Paltrow pun juga pernah mencoba metode diet ini.

Berawal dari filosofi Cina kuno yang mengajarkan keseimbangan “Yin” dan “Yang”, diet makrobiotik menitikberatkan pada keseimbangan jenis asupan makanan dengan pertimbangan faktor iklim, musim, jender, usia, dan aktivitas lainnya untuk kesehatan, di samping itu juga untuk mencapai keselarasan jiwa dan raga.

Baca juga: 7 Aneka Minuman Jus Penurun Berat Badan

Pada prinsipnya, orang yang melakukan diet makrobiotik harus percaya bahwa makanan yang dikonsumsi akan berdampak tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga kebahagiaan.

Ada anggapan juga dalam diri mereka yang merasa bahwa dengan memilih makanan yang bersifat alami atau bukan makanan olahan, kualitas hidup bisa meningkat dan membantu dalam menjaga atau menurunkan berat badan.

Diet ini dalam praktiknya menganjurkan agar seseorang meningkatkan asupan makanan yang mengandung serat, seperti padi-padian utuh, kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan jenis ikan-ikan tertentu.

Dan juga minuman yang sangat dianjurkan dalam diet ini adalah air putih dan teh. Sedangkan Makanan dan minuman yang pantang untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalani diet makrobiotik adalah daging merah, daging unggas, dan alkohol.


Makanan "Yin" dan "Yang"

Seperti yang dikemukakan di awal, diet ini ditujukan untuk menyeimbangkan asupan makanan yang berunsur Yin dan Yang.

Makanan yang masuk dalam kategori Yin adalah makanan yang dianggap dingin, manis, dan pasif. Sedangkan, kebalikannya adalah Yang, yaitu makanan yang terkesan panas, asing dan agresif.

Makanan dengan yang dianggap memiliki Yin dan Yang paling seimbang adalah kelompok padi-padian.

Contohnya seperti beras putih, beras merah, dan gandum. Kelompok padi-padian ini jumlahnya harus 50 sampai 60 persen dari makanan lain dalam makanan sehari-hari. Roti dan pasta tanpa ragi masih diperbolehkan sesekali untuk dikonsumsi.

Makanan dengan unsur Yang biasanya terdapat dalam jenis sayur-sayuran segar dengan jumlah setiap sajiannya antara 25 sampai 30 persen.

Proses memasak sayuran ini disarankan dengan dikukus atau ditumis dengan menggunakan minyak zaitun.

Kelompok makanan berunsur Yang lainnya adalah biji-bijian, kacang-kacangan, dan rumput laut. Konsumsinya disarankan sebanyak 5 sampai 10 persen dalam setiap sajian.

Bila mengacu pada filosofi Yin dan Yang yang menitikberatkan pada penyatuan kehidupan dengan alam, maka pelaku diet makrobiotik tidak memasak menggunakan kompor listrik atau microwave.

Sebab cara tersebut dapat menghilangkan kandungan gizi dalam bahan makanan yang dimasak. Mereka menggunakan gas atau kayu bakar sebagai gantinya.

Walau sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan berunsur Yin, namun beberapa makan berunsur Yin ada juga yang terlalu ekstrim dan harus dihindari oleh pelaku diet makrobiotik. Makanan dan minuman tersebut antara lain susu, keju, telur, dan mentega.

Amankah Diet Makrobiotik?

Menurut American Cancer Society, diet makrobiotik dinyatakan terlalu rendah protein dan kadar kalorinya juga tidak cukup untuk membantu penderita kanker untuk pulih lebih cepat pasca operasi atau kemoterapi.

Memang hal tersebut cukup masuk akal, karena dalam diet makrobiotik ini memang tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi daging dan produk susu sebagai sumber protein terbesar. Peluang anda untuk meningkatkan massa otot menjadi cukup tipis dengan metode diet ini.

Sepertinya juga akan menjadi kendala bagi pelaku diet makrobiotik di kala anda harus senantiasa menyediakan bahan makanan yang selalu segar di tengah kesibukan yang begitu padat.

Kendati demikian, diet ini bisa memberikan pilihan makanan rendah kalori yang dapat membantu anda menurunkan berat badan.

Baca juga: 7 Diet Selebritis yang Terdengar Aneh

Di samping itu, dalam diet ini menawarkan sumber karbohidrat kompleks yang lambat cerna, sehingga akan membantu anda untuk lebih lama merasa kenyang dan mencegah pola makan yang berlebihan setiap harinya.

Nah, bagi anda yang tertarik dengan metode diet makrobiotik ini tidak ada salahnya untuk mencoba, namun tetaplah harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah diet ini sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan anda.

Sumber:
http://health.kompas.com/read/2013/07/31/1425595/Diet.Makrobiotik.Turunkan.Berat.Badan.hingga.Selaraskan.Jiwa

Pencarian teratas: diet makrobiotik