Menanggulangi Kondisi Sembelit agar tidak Menjadi Kronis





Menanggulangi Kondisi Sembelit agar tidak Menjadi Kronis
www.milagrosnews.com
Konstipasi atau sembelit merupakan suatu keadaan di mana kita mengalami susah buang air besar, dan biasanya dialami bila intensitasnya kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Sembelit bisa menjadi kronis apabila tidak ditangani dengan tepat.

Berikut ini beberapa gejala yang menunjukkan bahwa anda mengalami sembelit kronis, gejala ini mengindikasikan anda terkena sembelit kronis apabila terjadi dalam 3 bulan terakhir:
  • Buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu.
  • Buang air besar keras juga cenderung dipaksakan.
  • Seakan-akan ada yang menghalangi feces di daerah ujung dubur sehingga menyebabkan kesulitan untuk dikeluarkan.
  • Ada rasa tidak pernah tuntas saat buang air besar, seperti masih ada sisa feces di dalam usus besar.
  • Tekanan pada perut kadang dibutuhkan untuk mengeluarkan semua sisa feces saat buang air besar.

Baca juga: Tanpa Disadari, Berbagai Makanan Berikut ini Ternyata Mengandung Kolesterol Tinggi


Penyebab Terjadinya Sembelit

1. Hambatan dalam usus besar atau rectum yang menghambat gerakan feces untuk dikeluarkan. Kondisi seperti ini biasanya terjadi karena obstruksi usus besar, penyempitan daerah usus besar, luka pada anus, dan kanker usus besar.

2. Adanya kelainan pada saraf di sekitar rectum atau usus besar, seringnya ditemui pada penderita parkinson, stroke, kelainan saraf otonom, multiple sklerosis, dan lain-lain.

3. Gangguan pada otot yang diperlukan dalam proses pengeluaran feces, seperti kelemahan pada otot panggul, ketidakmampuan otot panggul untuk berelaksasi dalam gerakan usus, dan kontraksi dan relaksasi otot panggul tidak sejalan atau sinergi.

4. Kondisi yang berpengaruh pada kerja hormon dalam tubuh, seperti diabetes (kencing manis), hiperparatiroid, kehamilan, dan hipotiroidi.

Faktor yang meningkatkan risiko terjadinya sembelit ada berbagai macam, di antaranya yaitu:

  • Usia: semakin tua, makin tinggi risiko terjadinya sembelit.
  • Jenis kelamin: wanita lebih berisiko dibandingkan laki-laki.
  • Kurangnya konsumsi cairan (dehidrasi).
  • Kurangnya aktivitas fisik.
  • Diet yang kurang sehat.
  • Penggunaan obat-obat tertentu, seperti obat penenang, obat untuk menurunkan tekanan darah, obat-obatan jenis narkotika, dan lain-lain.


Komplikasi dari Sembelit

  • Wasir atau Hemoroid.
  • Luka pada kulit sekitar anus dikarenakan feces yang terlalu keras.
  • Membatunya feces dalam usus akibat akumulasi dari feces yang tidak bisa bergerak ke daerah anus.
  • Tekanan yang terlalu besar saat mengedan karena feces yang keras mengakibatkan adanya bagian rectum yang ikut keluar ke anus.


Penanganan Pada Sembelit

Beberapa hal yang dapat dilakukan bila terjadi sembelit antara lain:

1. Mulailah dengan diet tinggi serat dan perubahan gaya hidup

Serat yang dianjurkan adalah sebanyak 14-18 gram/1000 kkal setiap hari.

Contoh sayuran dan buah dengan kandungan serat yang bagus antara lain Wortel (4 gram), Asparagus (3.6 gram), Brokoli (5.1 gram), Alpukat (3.2 gram), Strawberry (2.9 gram), Bayam (2.8 gram), Seledri (1.5 gram), Paprika (1.3 gram), Buncis (1.2 gram).

2. Lakukan aktivitas fisik atau olahraga yang sesuai setiap hari.

Aktivitas fisik yang teratur juga akan meningkatkan reaksi otot dalam saluran cerna.

3. Jangan hanya karena kesibukan atau kondisi terburu-buru, anda jadi menyepelekan rasa ingin buang air besar.

Segera lakukan waktu uang cukup tanpa tergesa-gesa saat terasa ingin buang air besar.

4. Anda bisa menggunakan obat pencahar untuk melancarkan buang air besar.

Namun, penggunaannya dalam jangka panjang sebaiknya dikonsultasikan juga dengan dokter keluarga, selain itu jangan sembarangan dalam memilih obat, pilihlah obat pencahar dengan cara kerja yang seperti berikut ini:

  • Suplementasi serat: cara kerjanya dengan membuat massa pada feces.
  • Pencahar osmotik: adanya cairan yang membantu bergerak melalui usus besar.
  • Pelumas: memberi kemudahan bagi feces untuk bergerak melalui usus besar.
  • Pelunak feces: melunakkan feces agar lebih mudah dikeluarkan.
  • Pencahar bersifat perangsang buang air besar.


5. Segera periksakan ke dokter apabila dengan cara di atas sembelit masih belum juga dapat diatasi.

Baca juga: Cara Sederhana Detoksifikasi Tubuh

Demikianlah posting kami kali ini tentang penyebab-penyebab sembelit dan bagaimana cara penanggulangannya.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan ke teman-teman di Facebook, Google Plus, atau Twitter. Terima kasih.

sumber:
http://health.kompas.com/read/2014/05/16/1527467/Banyak.Makan.Sayur.Mengapa.Masih.Sering.Sembelit.